Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Unknown
puisi
Lelaki Jinggaku
Lelaki Jinggaku..
Dia kembali seperti dulu
pria kurus kusam pelukis kata kiasan
sempat kudapati dia terhenti mati membeku
Fakum.. karena sebuah penghianatan asmara
Traumanya mencekik di urat nadinya
Berderai tanya yang meragukan hadirku
kata Takut dan Takut menjadi pembelaan semu.
Hingga kusentakan emosi yang menggebu
Derai derai sejarah menyakiti..
Bukan kata atau janji yang ku agungkan
Namun perlahan pembuktian..
Bismillah yang menjadi landasan sejak malam itu
Terimakasih pemilik jagad semuku
terukir harapan dalam do*aku
kupintakan menjadi nyata
Semoga engkau selalu menjadi sahayaku..
dalam duka lara bahagia terluka hidup dan mati
mawar putih
Selasa, 29 April 2014
Unknown
puisi
TERUNTUK SIAPA
TERUNTUK SIAPA?
Dalam panjang malam, ketika para manusia lelap tertidur
engkau masih terjaga
jemarimu kian asyik, lentik mengetik
menuliskan segala tulisan penuh rasa
dari itu setiap orang mencoba menerka-nerka
untuk siapa setiap tulisan dalam renungan malammu
Dengan polos aku pernah mengajukan tanya
teruntuk siapa tembang-tembang indahmu
yang kau tulis dalam setiap malammu
Dengan tipis mulutmu bicara
kuhadirkan puisiku untuk semua orang yang membacanya
ku tak pernah menulis berdasarkan rasa
Mungkin, hanya orang bodoh yang mengiyakan pembelaanmu
ketika aku menemui segala catatan cinta konyolmu
menemu segala catatan cinta perihmu
itu adalah ungkapanmu.
ungkapan kekecewaan
Namun dari sekian catatanmu,bukankah aku pernah berjanji
ku ajak engkau dari dermaga kusam menuju dermaga persinggahan
yang diamini oleh sang jagad mentari
MAWAR PUTIH
Dalam panjang malam, ketika para manusia lelap tertidur
engkau masih terjaga
jemarimu kian asyik, lentik mengetik
menuliskan segala tulisan penuh rasa
dari itu setiap orang mencoba menerka-nerka
untuk siapa setiap tulisan dalam renungan malammu
Dengan polos aku pernah mengajukan tanya
teruntuk siapa tembang-tembang indahmu
yang kau tulis dalam setiap malammu
Dengan tipis mulutmu bicara
kuhadirkan puisiku untuk semua orang yang membacanya
ku tak pernah menulis berdasarkan rasa
Mungkin, hanya orang bodoh yang mengiyakan pembelaanmu
ketika aku menemui segala catatan cinta konyolmu
menemu segala catatan cinta perihmu
itu adalah ungkapanmu.
ungkapan kekecewaan
Namun dari sekian catatanmu,bukankah aku pernah berjanji
ku ajak engkau dari dermaga kusam menuju dermaga persinggahan
yang diamini oleh sang jagad mentari
MAWAR PUTIH
Rabu, 23 April 2014
Unknown
puisi
TAT KALA LENTIK JEMARIKU MEMILIH UNTUK TERLUKA
Aku kalah dengan pekat kehidupan
dinding janjiku roboh hancur berceceran
menjadi bara api yang tak kunjung padam
ketika semua ingsan berkata puitis
tapi segala itu berubah menjadi histeris
Segala coretan tulisan ini
pada saatnya akan menjadi kenangan
kenangan cinta atau luka
tapi semua catatan ini akan menjadi suatu kenangan pada nantinya
Dari sekian lembaran judul yang tak pernah terbalaskan
Dari sekian coretan yang hanya terbaca saja
Dari Sekian lama kugoreskan catatan kehidupan
Dari itu,ku akhirnya dengan mengoreskan tinta darah diujung jemariku
dalam pekat malam melekat, kusemayamkan engkau dalam bara api membara
tak akan ada lagi renungan yang kutuliskan atas nama cinta
Kuakhiri malam ini,
Ku tamatkan ceritanya hari ini
Tat Kala Lentik Jemariku memilih untuk terluka
Pada itu pula, jemariku kaku kusam beku
pada detik itu pula, jemariku membunuh dirinya
Saat ini aku ingin, terkubur dalam dalam dalam kesepian malam
Aku menunggu ia, sang pemilik teka teki abadi
memberiku nafas kehidupan
menghidupkanku lagi
agar sang jagad cinta semuanya menjadi merona penuh warna
Aku berhenti menuliskan segala yang kurasakan
berhenti menuliskan segala yang menjadi inpirasiku
aku mati terkubur telajang dalam malam tanpa sinar
Jemariku sangat terluka
Jemariku putus asa
Jemariku Jemariku tercambuk cambuk
Terimakasih Mawar Putihku
Dalam Setiap catatan inpirasiku
saat ini, aku ingin mati membeku
sampai akhirnya kutemukan perasaan yang kian membangkitkanku
MAWAR PUTIH MATI
dinding janjiku roboh hancur berceceran
menjadi bara api yang tak kunjung padam
ketika semua ingsan berkata puitis
tapi segala itu berubah menjadi histeris
Segala coretan tulisan ini
pada saatnya akan menjadi kenangan
kenangan cinta atau luka
tapi semua catatan ini akan menjadi suatu kenangan pada nantinya
Dari sekian lembaran judul yang tak pernah terbalaskan
Dari sekian coretan yang hanya terbaca saja
Dari Sekian lama kugoreskan catatan kehidupan
Dari itu,ku akhirnya dengan mengoreskan tinta darah diujung jemariku
dalam pekat malam melekat, kusemayamkan engkau dalam bara api membara
tak akan ada lagi renungan yang kutuliskan atas nama cinta
Kuakhiri malam ini,
Ku tamatkan ceritanya hari ini
Tat Kala Lentik Jemariku memilih untuk terluka
Pada itu pula, jemariku kaku kusam beku
pada detik itu pula, jemariku membunuh dirinya
Saat ini aku ingin, terkubur dalam dalam dalam kesepian malam
Aku menunggu ia, sang pemilik teka teki abadi
memberiku nafas kehidupan
menghidupkanku lagi
agar sang jagad cinta semuanya menjadi merona penuh warna
Aku berhenti menuliskan segala yang kurasakan
berhenti menuliskan segala yang menjadi inpirasiku
aku mati terkubur telajang dalam malam tanpa sinar
Jemariku sangat terluka
Jemariku putus asa
Jemariku Jemariku tercambuk cambuk
Terimakasih Mawar Putihku
Dalam Setiap catatan inpirasiku
saat ini, aku ingin mati membeku
sampai akhirnya kutemukan perasaan yang kian membangkitkanku
MAWAR PUTIH MATI
Sabtu, 19 April 2014
Unknown
puisi
GOOD BYE
Dari Tinta Sebuah Pena Hitam
Kutuliskan Sebaris Kalimat Panjang
Kuceritakan Sebuah Naskah Drama Kehidupan
Disisi Ujung Pensil Yang Patah
Kusempatkan menggambar sketsa cerita nyata
kusempatkan garis pena berwarna untuk mempercantiknya
Bukan aku sedang menulis cinta
Ataupun aku sedang menuliskan luka lara
Aku sedang bermain ujung pena
kusedang menyelami kehidupan sebenarnya.
Betapa ringkihnya dan murahnya sang air mata jagad manusia
yang ringkih kian menjadi ringkih
Pergilah engkau tanpa gores
ku katakan GOOD BYE padamu
Padamu Kehidupan Jinggaku..
Kutuliskan Welcame padamu rona-rona mentariku
kemari mari kita memulai semuanya dengan do'a dan pengharapan yang baik pula
Mawar Putihku, Hiduplah dalam keabadian jemari Tanganku
ERLIK/Mawar Putih
Kamis, 17 April 2014
Unknown
puisi
CINTA ITU BUTA TAPI TAK HARUS "MEMBUTAKAN "
Setiap manusia pernah menjalani kisah yang membuat resah
Gelap pekatnya malam menghadirkan pikiran yang tercecer
Hati yang dikelumuti dilema cinta
Cinta itu meluluhlantahkan logika
logika para pemuja cinta
kita terbodohi dengan kelembutan sementara
Menangis dalam gelapnya malam
merasakan kesakitan hati tak tertahankan
ketika cinta benar-benar membutakan setiap para pemujanya
Kita selalu bilang itu menyakitkan, tapi kita masih selalu bertahan
bertahan dalam pedih-pedih luka membara
Bukankah Cinta Itu Anugrah
Bukankah Cinta Itu Indah
Tatkala cinta tepat pada waktuya dan pada tempatnya
Cinta itu Buta, membutakan mata para pemujanya
dia yang salah tetap dibela
dia yang hina tetap dipuja
dia yang tak pantas menjadi istimewa
Kepada Jagad Pemuja Cinta
Sadarkan dirimu mulai saat ini
Ketika cinta telah benar merusak mata dan telingamu
Keluarkan Logika Dari dasar pikiranmu
Bukankah engkau sangat berharga untuk sekedar memuja cinta
Mawar Putih
Gelap pekatnya malam menghadirkan pikiran yang tercecer
Hati yang dikelumuti dilema cinta
Cinta itu meluluhlantahkan logika
logika para pemuja cinta
kita terbodohi dengan kelembutan sementara
Menangis dalam gelapnya malam
merasakan kesakitan hati tak tertahankan
ketika cinta benar-benar membutakan setiap para pemujanya
Kita selalu bilang itu menyakitkan, tapi kita masih selalu bertahan
bertahan dalam pedih-pedih luka membara
Bukankah Cinta Itu Anugrah
Bukankah Cinta Itu Indah
Tatkala cinta tepat pada waktuya dan pada tempatnya
Cinta itu Buta, membutakan mata para pemujanya
dia yang salah tetap dibela
dia yang hina tetap dipuja
dia yang tak pantas menjadi istimewa
Kepada Jagad Pemuja Cinta
Sadarkan dirimu mulai saat ini
Ketika cinta telah benar merusak mata dan telingamu
Keluarkan Logika Dari dasar pikiranmu
Bukankah engkau sangat berharga untuk sekedar memuja cinta
Mawar Putih
Unknown
puisi,
puisi jawa
GURIT TANPA WARNA
Sajake gurit tanpa
warna
Biyen iki rame nanging
saiki tanpa warta
Sajake clurit tanpa
makna
Biyen iki kanggo saiki
ditilapna
Pancobane Gusti ya
kudu ditampa
Yen bungah aja kebunggah
Yen ala aja kuciwa
Merga urip mung kanggo
dina iki
Tetepa ngupaya
Senajan durung nemu apa
kang pandonga
Banyuwangi,
09 Februari 2012
Senin, 14 April 2014
Unknown
puisi
CINTA ATAU SEBUAH NAFSU YANG DIATASNAMAKAN RASA
Entah kenapa kata cinta menjadi kata mutiara
saat dua pasangan saling menjalin rasa
kata cinta yang selalu menjadi problema disetiap nuangsa lara dan tawa
Aku Mencintamu tanpa sebujur kata
Aku Menyayangimu sepenuh hatiku
Aku Sangat dan Sangat..........."
Kata Mencintaimu dan Menyangimu
Tak Pernah Terganti untuk pemilik hati yang saling mengumbar rasa
Apakah itu cinta ?
Tak kala kita duduk berdua
mencumbu rayu
berbalas kasih pada ikatan yang belum jelas terbawa kemana "PACARAN"
Apakah itu cinta saat kita cemburu buta
melampiaskan kemarahan yang tak tertahankan
Apakah itu cinta saat kita bergandeng tangan disepanjang jalan
Cinta atau ambisi nafsu untuk bercumbu?
Cinta atau ambisi nafsu untuk rasa penasaran?
Cinta atau ambisi nafsu untuk merasakan pesona?
Dan maka itu cinta saat kamu membawaku dalam Shunah yang tertuliskan oleh-Nya
maka itu cinta saat kita terikat diatas sebuah perkawinan yang halah adanya
MAWAR PUTIH
saat dua pasangan saling menjalin rasa
kata cinta yang selalu menjadi problema disetiap nuangsa lara dan tawa
Aku Mencintamu tanpa sebujur kata
Aku Menyayangimu sepenuh hatiku
Aku Sangat dan Sangat..........."
Kata Mencintaimu dan Menyangimu
Tak Pernah Terganti untuk pemilik hati yang saling mengumbar rasa
Apakah itu cinta ?
Tak kala kita duduk berdua
mencumbu rayu
berbalas kasih pada ikatan yang belum jelas terbawa kemana "PACARAN"
Apakah itu cinta saat kita cemburu buta
melampiaskan kemarahan yang tak tertahankan
Apakah itu cinta saat kita bergandeng tangan disepanjang jalan
Cinta atau ambisi nafsu untuk bercumbu?
Cinta atau ambisi nafsu untuk rasa penasaran?
Cinta atau ambisi nafsu untuk merasakan pesona?
Dan maka itu cinta saat kamu membawaku dalam Shunah yang tertuliskan oleh-Nya
maka itu cinta saat kita terikat diatas sebuah perkawinan yang halah adanya
MAWAR PUTIH
Unknown
puisi
Ketika Aku Tidak Pernah Hadir Menjadi Inspirasimun!!!
Kita yang dulu beradu kata disetiap ujung pena
berbalas pesan disetiap ujung malam
kata-katamu yang selalu kutunggu
dan setiap lairik-larik yang mengugah lentik jemariku
dan aku mulai merasakan penasaran yang tiada tertahankan
kala titik jemuku, kutuliskan kata-kata dari rasa
setiap malam kita masih beradu kata
menterjemahkan segala rasa yang mengendap dalam dinding hati
dititik lelahku, aku tetap menuliskan sebongkah kalimat panjang
kita masih asyik sendiri brrbalas pesan
hingga malam dan ditegah malam sampai pagi menghampiri
Senyum-senyum yang tiada pernah kau baca
saat kita saling beradu kata
mungkin suatu hari aku akan bahagia jika aku mengenalnya lebih dalam dan dekat
dan setiap malamku pasti berwarna
Namun, pekat...
malamku menjadi melelahkan
kita tidak lagi saling beradu kata
tak berdebat kalimat bermakna
ketika aku datang dalam ruang hidupmu
tanganmu mati membeku
aku tak pernah hadir menjadi sebuah inpirasimu
yang tak sampai saat itu tidak pernah menggoyahkan lentik jemarimu saat dulu kita saling beradu rindu
menyimpan cinta diantara para pemilik jagad semu.
Hingga aku merasakan lelah
menuliskan segala tulisan atas renungan rasa
AKU LELAH, AKU CUKUP LELAH
MAWAR PUTIH
Unknown
puisi
DARI SUDUT MATA INSAN MANUSIA
Dari sebuah goresan atas nama cinta
ketika Tuhan tiada lelah menaburkan rasa
Dari pena yang sengaja selalu tertulis
Dari itu senja itu kulihat sudut matamu berkata
Caramu bicara
Dari itu sudut Matamu menggoda imanku
Dari sudut mata yang tiada pernah berhenti mencari
Dari sudut mata yag tiada pernah berhenti menggali
Dari sudut mata yang kian-kian menaburkan pesona
Sudut mata-mata malaikat cinta
Yang datang dari Deramaga persingahan Dewa dan Dewi
Menjadi Armada dalam sebuah Romantika Sederhana
Membeberkan sayap-sayap keabadian atas nama hati
Sudut Mata dua ingsan yang saling bermimpi
dan Dari Sudut Mata Yang Terbuka
Hilang Menghilang Dalam Lelap Panjang
Sabtu, 12 April 2014
Unknown
puisi
Raja Gombal. Com
Taktik jitu sang penyair rindu
Entahlah tipu daya apa yang sedang
kau terbitkan
Seribu rayu buat wanita tersyahdu
Semua rasa terasa gombal namun hati
enggan bilang itu bual
Serasa jatuh dalam sangkar istana
penuh rayu memuja
Dan entah kenapa gadis manis dan
cantik bisa terlena
Cinta tiada takaran
Sayamu adalah abadi
Pedulimu kunanti
Tanggung jawabmu bukti
Mawar putih berbicara
Rabu, 09 April 2014
Unknown
puisi
BUNGURASIH
Bungurasih kau kawan setia
saat aku menanti dalam batas senja.
Dalam hirup pikuk udara dingin yang menyapa
Dalam hirup pikuk udara dingin yang menyapa
aku sendiri dalam barisan angkot
kota
terselit dalam deretan bis kota.
Dia yang tau saat aku terjaga berapa kota yang telah aku singgahi.
Kamu saksi buta saat aku tak tersadar.
Dia yang tau saat aku terjaga berapa kota yang telah aku singgahi.
Kamu saksi buta saat aku tak tersadar.
Mawar Putih
Bungurasih 4 MARET 2012
Unknown
puisi
BROMO
Deburan pasir ini
dan dinginya udara kini
yang pernah membuat aliran nafasku terhenti
entah kenapa dikala itu, aku masih bisa bernafas tinggi..
kucurahkan segala yang pernah mengendap dihati
laraku mencari teka teki abadi !!!
kehidupan bukan untuk membenci atau memaki !!!
kita semua pernah berbagi
bersyukur Tinggi bahwa wajar setiap manusia punya cerita misteri :))
dan dinginya udara kini
yang pernah membuat aliran nafasku terhenti
entah kenapa dikala itu, aku masih bisa bernafas tinggi..
kucurahkan segala yang pernah mengendap dihati
laraku mencari teka teki abadi !!!
kehidupan bukan untuk membenci atau memaki !!!
kita semua pernah berbagi
bersyukur Tinggi bahwa wajar setiap manusia punya cerita misteri :))
Unknown
puisi
Teruntuk Malam Ini.. #Puisi
dalam
sudut gelap malam
luka lamamu datang kembali meyayat hati.
tersentik dalam pori pori dinding hati.
mengelumpas tanpa terobati
dan memang adalah salah besar bermain atas nama cinta.
mereka bilang kita berpetulang mencari yang lebih baik.
maka akan lebih menyakitkan dia yang lama mendapatkan tempat yang lebih dari dia yang baru datang.
yang lalu lalang meninggalkan banyak kenangan.
kenangan yg tiada dilupakan
namun kenangan yg menyakitkan pula.
maka doakanlah engkau agar bertemu jodomu bukan lalu lalang tanpa kepastian.
mawar putih dalam malam hari
luka lamamu datang kembali meyayat hati.
tersentik dalam pori pori dinding hati.
mengelumpas tanpa terobati
dan memang adalah salah besar bermain atas nama cinta.
mereka bilang kita berpetulang mencari yang lebih baik.
maka akan lebih menyakitkan dia yang lama mendapatkan tempat yang lebih dari dia yang baru datang.
yang lalu lalang meninggalkan banyak kenangan.
kenangan yg tiada dilupakan
namun kenangan yg menyakitkan pula.
maka doakanlah engkau agar bertemu jodomu bukan lalu lalang tanpa kepastian.
mawar putih dalam malam hari
Unknown
puisi
Tentang Wanita Wanita itu #Puisi
Aku
terlalu bosan mendengarkan kicauan tak terjamahkan.
aku terlalu lelah membaca pesan pesan tanpa arah.
aku terlalu pedih memahami tentang apa yang terjadi
tentang wanita wanita itu...
tentang kata kata mereka
tentang kelakuan mereka
yang tiada kunjung aku mengerti tujuanya.
Takaran Sebuah persandian rasa memang menyakitkan
tapi akan lebih hina jika kita saling membunuh hanya merebutkan 1 cinta yang takaranyapun belum pasti.
Mawar Putih..
Jangan Merebutkan Cinta Yang Takaranya Belum Pastiaku terlalu lelah membaca pesan pesan tanpa arah.
aku terlalu pedih memahami tentang apa yang terjadi
tentang wanita wanita itu...
tentang kata kata mereka
tentang kelakuan mereka
yang tiada kunjung aku mengerti tujuanya.
Takaran Sebuah persandian rasa memang menyakitkan
tapi akan lebih hina jika kita saling membunuh hanya merebutkan 1 cinta yang takaranyapun belum pasti.
Mawar Putih..
Unknown
puisi
Ada apa setelah Kematian #Puisi
wajah
wajah orang yang kusayang ini
saatu hari pasti akan pergi
abadi... dengan hembusan terhenti
senyum. tangis dan apapun tentang mereka pasti jadi kenangan sebuah kenangan saja
wajah wajah mereka hanya menjadi banyangan dalam putaran waktu. hanya menjadi cerita dengan kata dulu
waktu itu pasti datang.. waktu itu pasti terjadi
sekarang atau nanti
dan logikaku selalu bertanya ada apa setelah kita mati...
Mawar Putih
Spesial Almarhum Mbahku
saatu hari pasti akan pergi
abadi... dengan hembusan terhenti
senyum. tangis dan apapun tentang mereka pasti jadi kenangan sebuah kenangan saja
wajah wajah mereka hanya menjadi banyangan dalam putaran waktu. hanya menjadi cerita dengan kata dulu
waktu itu pasti datang.. waktu itu pasti terjadi
sekarang atau nanti
dan logikaku selalu bertanya ada apa setelah kita mati...
Mawar Putih
Spesial Almarhum Mbahku
Unknown
puisi
Senja Sore INI #Puisi
kita
tampak kaku menjelang senja
kita tampak saling beradu menatap mega
kita saling berpesan tentang persaan.
dibatas waktu kita saling menyalahkan
diam tertunduk cukup lama
merenung sejenak.. ego kita masih bicara
Hingga suara adzanpun datang.
mari sama sama bersyujud.. agar kita diberi kebesaran hati.
selamat tinggal sosial mediaku
Erlik Citra Budiarti
mawar putih...
kita tampak saling beradu menatap mega
kita saling berpesan tentang persaan.
dibatas waktu kita saling menyalahkan
diam tertunduk cukup lama
merenung sejenak.. ego kita masih bicara
Hingga suara adzanpun datang.
mari sama sama bersyujud.. agar kita diberi kebesaran hati.
selamat tinggal sosial mediaku
Erlik Citra Budiarti
mawar putih...
Unknown
puisi
Dalam Irama Batas Angin Malam
Seorang
manusia yang pernah membidik cinta.
pupus diujung tandus
lemah berceceran diatas tanah
lalu memar diurat'urat nadinya
ketika sahabat teman bisa menghadirkan sebuah cinta
kenapa cinta tidak pernah menghadirkan persahabatan.
aku dalam gelap malam.
pekat merayap menatap
mencari sebias sinar mentari.
Malam ini dalam irama lelapku
lepaskan aku dari ego egomu kawan.
mari merapat dalam ruang dan waktu.
kutuliskan sepucuk kata maaf buat semua yang pernah terluka
Mawar putih.
pupus diujung tandus
lemah berceceran diatas tanah
lalu memar diurat'urat nadinya
ketika sahabat teman bisa menghadirkan sebuah cinta
kenapa cinta tidak pernah menghadirkan persahabatan.
aku dalam gelap malam.
pekat merayap menatap
mencari sebias sinar mentari.
Malam ini dalam irama lelapku
lepaskan aku dari ego egomu kawan.
mari merapat dalam ruang dan waktu.
kutuliskan sepucuk kata maaf buat semua yang pernah terluka
Mawar putih.
Unknown
puisi
Teruntuk Embun Senja
Teruntuk embun senja
dalam sudut embun senja
luka lamamu datang kembali meyayat hati.
tersentik dalam pori pori dinding hati.
mengelumpas tanpa terobati
dan memang adalah salah besar bermain atas nama cinta.
mereka bilang kita berpetulang mencari yang lebih baik.
maka akan lebih menyakitkan dia yang lama mendapatkan tempat yang lebih dari dia yang baru datang.
yang lalu lalang meninggalkan banyak kenangan.
kenangan yg tiada dilupakan
namun kenangan yg menyakitkan pula.
maka doakanlah engkau agar bertemu jodomu bukan lalu lalang tanpa kepastian.
mawar putih dalam embun senja
luka lamamu datang kembali meyayat hati.
tersentik dalam pori pori dinding hati.
mengelumpas tanpa terobati
dan memang adalah salah besar bermain atas nama cinta.
mereka bilang kita berpetulang mencari yang lebih baik.
maka akan lebih menyakitkan dia yang lama mendapatkan tempat yang lebih dari dia yang baru datang.
yang lalu lalang meninggalkan banyak kenangan.
kenangan yg tiada dilupakan
namun kenangan yg menyakitkan pula.
maka doakanlah engkau agar bertemu jodomu bukan lalu lalang tanpa kepastian.
mawar putih dalam embun senja
Unknown
puisi
Aku Berhenti
Aku Berhenti
Dan sedikit demi sedikit kuhapuskan kalimat yang pernah tertulis untukmu.
kuhapuskan segala melodi kenangan yang tersimpan.
karena telingamu telah engkau tulikan. dan matamu telah engkau butakan.
aku berhenti menceritakanmu pada mata mata yang memandang.
aku berhenti menghadirkan kamu dalam setiap tulisanku.
dan kamu tidak mengeti betapa cemburunya aku atas lalumu dan caramu.
dan aku masih dalam takaran yang semu.
aku bosan meminta dan aku bosan berharap.
kelu dalam hatiku.
tetaplah dalam rencanamu sembuyikan aku dibilik bilik hidupmu.
agar tidak akan pernah satu orangpun tau tentang aku
mawar putih
Dan sedikit demi sedikit kuhapuskan kalimat yang pernah tertulis untukmu.
kuhapuskan segala melodi kenangan yang tersimpan.
karena telingamu telah engkau tulikan. dan matamu telah engkau butakan.
aku berhenti menceritakanmu pada mata mata yang memandang.
aku berhenti menghadirkan kamu dalam setiap tulisanku.
dan kamu tidak mengeti betapa cemburunya aku atas lalumu dan caramu.
dan aku masih dalam takaran yang semu.
aku bosan meminta dan aku bosan berharap.
kelu dalam hatiku.
tetaplah dalam rencanamu sembuyikan aku dibilik bilik hidupmu.
agar tidak akan pernah satu orangpun tau tentang aku
mawar putih
Unknown
puisi
Karena Tuhan Yang Menuliskan
Mungkin suatu akan menyakitkan jika suatu hari nanti, canda tawa kita, cerita kita,bahagia kita menjadi sumber luka
mungkin akan menjadi duka saat orang yang menjadi sandaran kita saat ini suatu hari adalah pusat lara
suatu saat kita pasti berada dalam titik jenuh, titik waktu merasa dilukai, titik waktu dimana kita adalah orang yang paling terluka
Cinta itu memang buta, tapi jangan butakan aku saat aku jatuh cinta
cinta itu memang butuh penggorbanan, tapi jangan jatuhkan aku sebagai korban cinta.
Tuhan aku ihklaskan dia padamu
aku selipkan do'a dalam sujudku
maka jika engkau telah menuliskanya untukku maka lancarkanlah apa yang menjadi harapan kami,
jika memang Tuhan tidak menuliskan untuku, beri tau aku dengan anggun
dan hilanglakanlah kebenciaan saat kamu tidak engkau tuliskan
MAWAR PUTIH 08/04/2013 (21:25)
mungkin akan menjadi duka saat orang yang menjadi sandaran kita saat ini suatu hari adalah pusat lara
suatu saat kita pasti berada dalam titik jenuh, titik waktu merasa dilukai, titik waktu dimana kita adalah orang yang paling terluka
Cinta itu memang buta, tapi jangan butakan aku saat aku jatuh cinta
cinta itu memang butuh penggorbanan, tapi jangan jatuhkan aku sebagai korban cinta.
Tuhan aku ihklaskan dia padamu
aku selipkan do'a dalam sujudku
maka jika engkau telah menuliskanya untukku maka lancarkanlah apa yang menjadi harapan kami,
jika memang Tuhan tidak menuliskan untuku, beri tau aku dengan anggun
dan hilanglakanlah kebenciaan saat kamu tidak engkau tuliskan
MAWAR PUTIH 08/04/2013 (21:25)
![]() |
| Add caption |
Langganan:
Postingan (Atom)











.jpg)




